Jumat, 10 Mei 2013

Sepenggal Harapan Menguras Debu Kehidupan Di Kota

selamat pagi my love blog"CHS

hari ini aku mau berbagai sedikit cerita sama mu...

di pagi yang indah ini, aku masi mau berusaha menunjukkan keorang-orang yang ada sekeliling ku. bahwa aku dsini bukan untuk maen-maen melainkan untuk unjuk gigi, walaupun ku datang ke kota tidak membawa banyak ilmu, pengetahuan dan pengalaman.
dengan modal dari kampung yaitu kata-kata dari orang tua: " jangan pandang kawan mu dari apa yang dia miliki, banyak kawan pasti lebih banyak pengetahuan kelak"
dengan modal ini dulu sahabat ku Celoteh Hari Senja (CHS), ku rasa kelak pun ku akan berhasil, dengan bantuan doa kalian semua.

memang tidak sedikit rintangan yang ku dapat, tapi ku ilhami dari pengalaman ortu ku dulu bahwa "hidup kita bagaikan pohon yang diterpa angin, tidak tahu kapan jatuh dan runtuhnya. walaupun jalan mu mulus bagaikan aspal di jalan raya, namun kemulusan itu membawa maut. berhati-hatilah dalam segala tindakan dan apa yang ada didepan mu. jelilah melihat apa yang akan datang". namun sahabat CHS tidak semua hal yang dikatakan dapat ku perhatikan namun selalu ku renungkan disaat ku salah.

berbekal dari itu semua, dengan ilmu yang sedikit ini, ku mulai menguras sedikit debu-debu pengetahuan yang ada dikota ini. mencoba mengukir sedikit asa yang ada di dalam jiwa, untuk kehidupan kelak yang indah.
pagi ini pula lah aku inigin menunjukkan kepada teman-teman aku diperkulihan, bahwa dengan pemikiran otodidak ku, ku akan memberikan sedikit pengetahuan bodoh ini kepada mereka. mencoba menyadarkan mereka, bahwa ku bukan sekedar buah kampung yang terbawa arus kekota yang penuh dengan kegalutan dan rintangan hidup ini.

masi tergiang dibenak hari, perkataan dari ayahanda dulu, walaupun kau dari kampung jika kelak kau dapat mengukir prestasi, adek-adek mu akan berhasil juga kelak. engkaulah panutan yang ada dibawah, engkau berantakan, berantakan pula lah keluarga mu ini esok. jadi jangan diam  menunggu harapan ada. gegas , cari, kuras dari sedikit demi sedikit debu-debu kota ini yang tidak diambil orang namun perlu untuk proses hidup yang lebih baik.

terimakasih sahabat sekali gus my blog CHS>> Celoteh Hari Senja..
semoga jumpa entar malam, ku akan membri sekedar pengalaman hidup yang kurasakan ini.

pagi sahabat, pagi teman, pagi my blog CHS.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar